Senin, 16 Mei 2016

Yogyakarta (Hari Pertama)





Mengenai kedatangan hari pertama kita di kota gudeg...


Kamis sore 15.40 kereta malioboro express udah sampai di stasiun Yogyakarta. Kita menuju ke pintu keluar stasiun. Lapar. Kita jalan sambil tolah-toleh warung. Ternyata ada warung padang murah di jalan pasar kembang. Kita mengisi perut disini. Harganya lumayan bersahabat di kantong. Kita jalan lagi menyusuri jalan pasar kembang (Sarkem). Sampailah kita di perempatan jalan sarkem dan malioboro. Dekat pos polisi kita duduk dan menghubungi agen persewaan sepeda. Ayang telpon mereka dan kita menunggu. Ini kita saat menunggu. . .
 

Gambar 1. Bagai oase di padang gurun. 
Begitulah cica ketika udah capek perjalanan, terus bawa kamera dan kota jogja.


Diperempatan jalan ini banyak para pengendara yang kena tilang karena menerobos lampu merah. 


Gambar 2. Tulisan jalan malioboro di serbu banyak wisatawan yang ingin berfoto di landmark itu. 



Gambar 3. Landmark jalan pasar kembang



Gambar 4. Banyak becak khas Jogja



Gambar 5. Jam Dinding


Gambar 6. Bagus petunjuk jalannya


Gambar 7. Di tempat kita menunggu, pesawat melintas di atas


Gambar 8. Perlintasan kereta api


Gambar 9. Jalan abu bakar ali


Cica suka petunjuk jalan di sini. Khas. Tulisan jawa
Kota-kota wisata budaya, seperti di bali.

Gambar 10. Jalan malioboro


Gambar 11. Ayangku


Gambar 12. Bapak polisi sedang bertugas


Gambar 13. Kereta melintas


Gambar 1-13 cica potret dari satu posisi. :D

Liburan long weekend 4 hari seperti ini jarang banget terjadi. Wajar kalau agen persewaan kendaraan sedang panen-panennya. Dampaknya, waktu pengantaran sepeda kita jadi molor. Kita memang dapat agen persewaan sepeda yang kurang bagus. Ayang yang bertugas mengenai kendaraan. Booking kendaraannya termasuk udah mepet. Seminggu sebelumnya. Jadi ketika searching sana-sini di google, baru pada halaman ke tiga, agen persewaan sepeda yang masih ready untuk musim liburan ini.

Selama hampir 2 jam kita menunggu, mas agen sewa motornya datang. Kita dapat sepeda vario 125 FI dengan harga tiap harinya 80rb. Fasilitas yang kita dapat : Helm 2 buah, bensin full dan STNK. Sebagai jaminan, kita memberikan 3 identitas penting. Pilihannya : KTP, SIM, kartu BPJS, Kartu NPWP. 

Setelah bersih-bersih dan istirahat, kita keluar. Karena kita saling kurang tahu jalan-jalanan di jogja. Google maps sangat membantu. *terimakasih google maps* Seperti biasa, cica jadi navigator. Kita menuju alun-alun kidul...

#Destinasi pertama : Alun-alun kidul

Gambar 14. Di depan gedung sasono hinggil dwi abad


Gambar 15. Dua pohon yang konon beraura mistis, beringin kembar


Gambar 16. Seperti kebanyakan alun-alun, banyak yang berjualan dan anak-anak kecil


Gambar 17. Ayangkuh


Gambar 18. Becak gowes khas alun-alun di manapun berada 


Gambar 19. Jogja 


Gambar 20. Cica


Gambar 21. Senyum cica


Gambar 22. Biar ada sumber cahaya, kita pakai cahaya handphone dan pakai tongsis




Gambar 23. Hal yang bikin merinding, kenapa foto cica hasilnya bagus, dan foto ayang hasilnya kurang bagus. *masih misteri*


Gambar 24. Keceriaan kita 


 Gambar 25.


Gambar 26.


Gambar 27.



Gambar 28. 


Gambar 29.


#Destinasi kedua : Tugu Jogja

Gambar 30. Setelah itu kita menuju ke tugu jogja. Landmark khas jogja.


Gambar 31. Ootd nya cica malam itu


Gambar 32. Detail tugu jogja


Gambar 33. Foto berdua


Gambar 34.


Gambar 35.


Gambar 36. Ini foto kesukaannya cica


Gambar 37. Capek berdiri, duduk


#Destinasi ketiga : Angkringan Lek Man

Gambar 38. Angkringan paling terkenal, Lek Man. 


Sepanjang jalan ini banyak angkringan.


Gambar 39. Ke jogja dan nongkrong di angkringan, kurang pas kalo gak minum kopi jos. 

Kopi yang di kasih arang panas. Nikmat. Pas komposisi kopi dan gulanya. Mantap. 



Gambar 40. Ini menu makan malam kita. Sate telur puyuh dan nasi kucing. 



Nasi kucing ini ada sambel terinya. Enak banget. Kangen cica. 
Tadi pagi coba bikin, gagal. >_<


Hari pertama cica sampai disini...

Selama 24 jam yang cica lakukan, postingan ini hanya sedikit representasi dari keseluruhan aktivitas cica. Akan sangat tak terlupakan jika kalian pernah kesini langsung dan merasakan kota jogja dengan seluruh keramahan dan khas kejawaannya. 


Terimakasih kepada ayangku tercinta. Telah menjalan-jalankan kekasihmu ini. Melihat sisi kota lain di negara ini.


Hari kedua to be continued. . .    




Tidak ada komentar:

Posting Komentar