Jumat, 14 November 2014

Badminton in Love

07:58 14 September 2014


* * *


Assalamualaikum,,,

Met pagi semuaaaa....  \\o//
Pagi ini jember mendung
Namun suasana hati tak boleh ikutan mendung lho ya..
Harus tetep ceria
:)))



Masih sangat teringat akhir pekan saat itu. Ketika dia, kesayangan, berkunjung ke kota seribu portal ini. Sesuai janji bertemu pukul 06:00, dia sudah di depan kosan. Tepat waktu. Cerminan lelaki yang baik. Cica suka :* 

Kemudian kita menuju UNEJ. Bermain badminton bersama di depan gedung pasca sarjana. Pagi itu, kita bermain bersama dengan iringan musik anak-anak. Hehehe.. cica suka. Suka denger lagu anak-anak. Yap, saat itu memang sedang ada kegiatan lomba mewarnai di lapangan UNEJ. Suka liat anak-anak kecil :*

Selesai bermain, kita berfoto bersama di jalan depan FTP. Cica kebetulan memang tidak membawa tripod. Meski begitu, masih ada pot pot yang lain yang bisa digunakan. Seperti, grass-pot ! :D

Here we are.... !!!
\\o//

















*Malam sebelum pagi itu . . .
Maghrib, dia tiba ke kota ini. Berada di depan kosan. Senyum itu..  cica rindu :))) *besok semoga bisa bertemu*. Kemudian kita hang out ke cafe kolong. Kafe ini termasuk sedang hits di kota jember. Sesuai namanya, kafe ini berada di kolong. Ia kolong. Bukan kolong kasur lho yah. Namun, kolong jembatan. 

Eittsss... jangan salah sangka. Istilah kolong memang terdengar berkaitan dengan kondisi yang kurang nyaman. Disini berbeda. Layaknya kafe-kafe pada umumnya, kemuning hangat cahaya lampu bohlam, desain interior furniture kayu dan bambu memberikan kesan natural. Cica suka. Berhubung saat itu waktu masih terlalu sore ( baca : ba'da maghrib ), suasana masih nyaman tidak terlalu ramai pengunjung. Baru antara jam 7-8 sudah mulai ramai. Malming, wajar ^_^ 

Karena sudah mulai ramai kita pulang. Malam itu, mendung sedikit ada di langit-langit kota jember. Terlihat tak banyak bintang bertaburan. Namun, hal itu tak menyurutkan kita untuk menikmati indahnya bintang berdua. Kita menuju rembangan. Ngobrol, mulai bercerita tentang rencana setelah lulus, keluarga, karier,... Dinginnya malam itu tergantikan oleh hangatnya wedang jahe dan kehangatan untuk memahami karakter masing-masing. 

Malam itu, kita bercerita mengenai banyak hal. Saat itu cica mulai menyadari bahwa, dia sangat dewasa dan bijak. Figur laki-laki yang selalu ada dalam doa-doaku. Terimakasih... ({})










NA & MSH
081114


Tidak ada komentar:

Posting Komentar